![]() |
| KAISAR VICTORIO |
ASAL USUL TRIO BURULU
Sejak saya bergabung dengan Radio Suzana tanggal 28 Agustus 1972 terjadi gejolak dalam main set saya untuk membuat suatu inovasi guna menjadikan media yang satu ini bisa meraih penggemar sebanyak banyaknya. Kala itu Radio Suzana berdomisili di Jalan Kapasan pas disebelah Lobby Bioskop Suzana.
Namun niat itu belum terwujud karena saya masih harus menyesuaikan dengan program acara yang sudah ada sebelumnya.Tahun 1973 Radio Suzana pindah ke Jalan Simolawang Baru V Surabaya.Sebuah rumah milik Cik Alik , studio siarannya menempati salah satu kamar besar yang ada didepan.
Momen kepindahan itu saya gunakan untuk merubah acara acara lama yang saya asuh secara bertahap, meskipun masih mengandalkan pemutaran lagu hits waktu itu baik lagu barat maupun Indonesia.
Dua tahun kemudian tepatnya pertengahan 1975 saya menggagas tiga baru sekali gus yaitu : PRAKTEK TERANG KAISAR VICTORIO - GAIRAH REMAJA dan TRIO BURULU. Ketiga acara itu lebih mengandalkan siaran kata ( Talk show ) ketimbang lagu lagunya.
Disinilah momentum bersejarah itu dimulai, khususnya acara TRIO BURULU, kependekan dari Bunali - Rukem dan Lumut.
LATAR BELAKANG ACARA TRIO BURULU
Berangkat dari kondisi masyarakat kala itu yang masih banyak terbelit bermacam masalah ( Social Problems ), mulai dari masalah Rumah Tangga, kesulitan Ekonomi, kemiskinan,pengangguran , etika dan moral dan lain lain yang tidak lepas dari potret kehidupan mereka.Tentu saja diujung cerita Trio Burulu
Ada pesan pesan moral yang kami sampaikan untuk memberikan rasa optimisme dalam kehidupan, serta pencerahan tentang cara hidup yang baik dan wajar.
Motivasi kedua adalah untuk mengangkat nilai nilai budaya Arek Suroboyo khususnya Jawa Timur pada umumnya.Mulai dari karakter Arek Arek Suroboyo, bahasa celoteh Suroboyoan , Guyon Suroboyoan. Setiap orang mungkin tahu bahwa Arek Suroboyo memiliki karakter yang lebih terbuka , tegas, lugas , toleran , gotong royong dan friendly ( bersahabat ).
Motivasi ketiga adalah untuk melestarikan komedi Suroboyoan dengan versi yang beda, meskipun sebelumnya masyarakat sudah mengenal yang namanya Ludruk , Pari'an , Srimulat , dan grup grup lawak Surabaya waktu itu. Perbedaan Trio Burulu dengan apa yang diperbuat oleh para seniman lainnya terletak pada kekuatan cerita dan kekuatan humor.
Alhamdulillah karena saya dilahirkan di kampung Nyamplungan dekat kampung Ampel , dimana masyarakatnya sangat heterogen mulai dari etnis Jawa, Madura, Banjar,Arab. Makassar. Tionghoa.
Dari sinilah saya bisa bergaul dengan mereka dan secara tak disengaja saya juga merasakan karakter dan budaya mereka, baik aksen bicara maupun cara mereka berhumor.
Itulah sebabnya Tokoh tokoh Trio Burulu terdiri dari etnis yang berbeda beda seperti :
BUNALI : Sosok arek Suruboyo Lor loran ( Surabaya Utara )
BRUDIN : Sosok Putra Madura yang sudah lama berdomisili di Surabaya
WAN ABUD : Sosok keterunan etnis Arab
TEE YING HAN : Sosok keturunan etnis Tionghoa
SELLEH : Sosok Masyarakat kecil ( Wong Cilik )
MBAH WONOKAIRUN : Sosok Orang Sepuh asli Surabaya
RUKEM : Sosok keibuan yang cerewet dan kritis
LUMUT : Sosok ning Suroboyo yang eblas dan banyak maunya.
Alhamdulillah..sambutan masyarakat begitu besar merespon kehadiran acara ini , karena thema ceritanya sebagian menyentuh pengalaman hidup mereka.
Pokoknya Trio Burulu dianggap representasi kehidupan mereka.
Seiring perjalanannya Trio Burulu Radio Suzana Surabaya memberi kesempatan kepada para seniman Jawa Timur untuk menjadi bintang tamunya hingga saat ini.
Tahun 1977 Trio Burulu pindah padepoan dari Jl. Simolawang Baru ke Jl. Taman Apsari 7 Surabaya.
Tahun 2010 mulai awal Januari pindah lagi ke Jl. Walikota Mustajab 62 Surabaya.
Wassalam : Kaisar Victorio


Trimakasih Pak Ahmad Affandi untuk siaran acara2 Anda di th 80an - 90an. Saya tumbuh dari bocah sampe remaja mendengarkan siaran bapak di Radio Suzana. Th 1991 saya tinggalkan Surabaya menimba ilmu di Yogya. Alhasil sejak itu saya sudah nggak bisa mantau siaran Radio Suzana. Apa bapak punya rekaman siaran2 yg lama th 80an - 90an ?
BalasHapusTerima kasih Bpk. Ahmad Afandi aka Kaisar Victorio. Saya juga pendengar Trio Buluru di Radio Suzana, saya juga sempat menonton siaran langsungnya di Radio Suzana, yang pada saat itu masih berlokasi di. Jl. Taman Apsari 7, Surabaya, saat itu saya masih SMP. Saya ingin mendengarkan kembali acara Trio Buluru tahun 1980 an ,apakah ada yang mempunyai rekamannya. Salam
BalasHapus